Siang ini aku kedatangan teman,namanya Phet (Thailand). Dia mau masak Sardine Tom Yam dirumahku. Resepnya sih sebenarnya sama dengan Tom Yam biasa cuma udang & cumi-nya diganti dengan ikan sarden kalengan itu. Rasanya...TOP banget dah!!!!!
Oh ya,rahasianya biar enak ada di jumlah serai,laos dan daun jeruknya yang banyak :D dan juga fish sauce-Tiparos dan Thai Chili Paste-Mae Pranom Brand. Yang belum tahu, gimana sih bentuknya fish sauce-Tiparos dan Thai Chili paste..ini dia fotonya:  Untuk bumbu jadi tom yam, ada yang berbentuk cube atau bumbu halus. Mereknya pun bermacam-macam. Untuk fish sauce-nya,banyak mereknya jg,cuma Phet bilang yg terkenal enak di Thai adalah merek Tiparos itu :D Silahkan mencoba ya....
Gak rugi deh nontonnya....kayak tahun2 sebelumnya gitu....keren2.... :D Pertunjukan dimulai dari tanggal 12,16,20,24 dan 29 Agustus..(kalau dilihat di spanduknya)....dari pukul 9.30PM-10.00PM. Arts Alive! Malaysia International Fireworks Competition Venue : Putrajaya Date : 18 August - 2 September 2007 Putrajaya International Convention Centre will be the venue for the 1st Malaysia International Fireworks Competition. The magnificent view across the Putrajaya Lake overlooking by the grand Seri Gemilang Bridge will be the main focus for two weeks, from 18 August till 2 September 2007. Nations from Australia, Japan, Italy and Malaysia will be competing for the Merdeka trophy. For more informations, visit www.mifc.com.my.
10 Amalan Muslim : 1. Dirikanlah solat tatkala engkau mendengar azan, betapapun keadaan di waktu itu. 2. Bacalah Al-Qur-an, atau telaahlah tafsirannya atau dengarkanlah orang lain membacanya, atau zikirlah kepada Allah dan janganlah engkau gunakan sebahagian waktumu untuk hal-hal yang tidak berfaedah. 3. Berbicaralah dengan bahasa Arab yang fasih, kerana yang demikian itu termasuk syi'ar Islam. 4. Jangan banyak berdebat dalam hal apapun, kerana pertengkaran itu tidak akan mendatangkan kebaikan. 5. Janganlah banyak tertawa, sebab hati yang berhubungan dengan Allah itu adalah tenang dan mantap. 6. Jangan suka berkelakar berolok-olok, sebab umat yang berjuang tidak mengenal selain kesungguhan. 7. Janganlah engkau keraskan suaramu melebihi yang dibutuhkan oleh pendengar, kerana hal itu menunjukkan kebodohan dan menyakitkan. 8. Jauhilah menghina orang, mencela organisasi dan janganlah berbicara kecuali pembicaraan yang baik. 9. Perkenalkanlah dirimu kepada orang yang engkau jumpai, walaupun ia tidak meminta hal itu darimu, sebab dasar dakwah kita adalah cinta dan saling kenal mengenal. 10. Kewajiban selalu lebih banyak dari yang waktu yang tersedia, sebab itu bantulah orang lain untuk memanfa'atkan waktunya. Jika engkau mempunyai suatu urusan, maka selesaikanlah dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Dapat email bagus dari Mba Sandra...Makasih ya Mba ﻪﺘﺎﻜﺮﺒﻮ ﷲﺍﺔﻤﺤﺭﻮ ﻡﻜﻴﻠﻋ ﻢﻼﺴﻠﺍ Saya ada satu epal, anda ada satu epal. Kita tukar epal, anda ada satu dan saya tetap ada satu. Jika anda ada satu ilmu dan saya ada satu ilmu, kemudian kita tukar ilmu tersebut, anda ada dua ilmu dan saya ada dua ilmu... Allahu Akbar!! ADAB MENDENGAR AZAN Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui.Cuba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak, hampir ajal tidak dapat berkata apa-apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan ' sakaratul maut' . Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya. " Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang . Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan Banyak fadhilatnya . Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak . Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah. ." yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izinNya menjanjikan syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. "Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah. ." semasa sakaratul maut menghampiri kami.. Amin.. amin.. amin Yarobbala'lamin. ."
|
 Daku bagiin kue neh buat semua.......Selamat menikmati 

Saya dapatkan dari email kiriman kawan...semoga benar dan bermanfaat.... TIPS CARA MENGISI BENSIN/BAHAN BAKAR KENDARAAN ANDA
Seorang teman mengirimkan catatan seperti tertulis di bawah ini: Saya tidak tahu berapa sebenarnya anda membayar saat mengisi bensin………tetapi di sini, di Durban, harga bahan bakar juga mahal. Saya telah bekerja di bidang bahan bakar/bensin selama 31 tahun, sehingga saya bisa memberikan beberapa cara agar uang anda menjadi lebih berharga untuk setiap liter bahan bakar yang anda beli. Di Marian Hill Pipeline tempat saya bekerja di Durban, dalam waktu 24 jam kami memompakan/menyalur kan kurang lebih 4 juta liter. Satu hari solar, hari berikutnya bahan bakar pesawat jet dan bensin, LRP dan Unleaded. Kami di sini mempunyai tanki penyimpanan sebanyak 34 dengan kapasitas seluruhnya 16.800.000 liter.
BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN.
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari……..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.
SALAH SATU YANG PALING PENTING ADALAH ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat.
YANG PERLU DIINGAT LAGI, JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda. Saya berharap hal ini akan menolong anda untuk mendapatkan nilai yang maksimal dari rupiah yang anda gunakan untuk membeli bensin.
BAGIKAN TIPS INI KEPADA YANG LAIN! MARI KITA SALING BERBAGI INFORMASI UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA, UNTUK KEBAIKAN MANUSIA.
Pagi ini, pukul 8.30 waktu KL...sahabatku, Wulan Karlina akan dioperasi (kista pada ovum dan pankreas dari hasil CT Scan semalam)...Mohon doanya dari temen2 di eMPe ya..agar dilancarkan dan dimudahkan jalannya..dan agar cepat sembuh juga seperti sedia kala...amin ya rabbal alamin.. Terima kasih...semoga Allah SWT membalas doa teman2 dengan kebaikan..amin... Foto ini diambil beberapa waktu lalu di Resto Ayam Penyet Ria di Sunway bersamanya dan keluarga.... Semoga cepat sembuh ya Bu... Doa menjenguk orang sakit: "AS-ALULLAHAL 'AZHIIM RABBAL 'ARSYIL 'AZHIIM AN YASFIYAKA" Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Besar, Tuhan Arsy Yang agung, mudah2an Dia memberikan kesembuhan padamu" (DIbaca 7X) Adalah sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra., dari Nabi Muhammad saw.,beliau bersabda: "Barangsiapa mengunjungi orang sakit yg belum tiba ajalnya,lalu mengucapkan tujuh kali di sisinya "doa diatas" melainkan Allah akan menyembuhkan dari penyakitnya itu". (Riwayat Abu Daud dan Tirmidzi dengan sanad shahih).
Kehebatan Orang Yogya Saya punya pengalaman tentang kehebatan orang Yogya. Sewaktu kami serombongan peninjau keraton Yogya, kami melihat seorang kusir delman tua sedang jongkok baru membersihkan kotoran kudanya, karena saya tidak pakai arloji, saya iseng tanya sama pak tua itu, "Pak sekarang pukul berapa?"
Dengan santainya ia pegang biji kemaluan kudanya lalu digeser sedikit ke kiri lalu ia menjawab "Sekarang pukul setengah dua belas siang".
Sambil nyengir dan tertawa setengah tidak percaya saya kembali ke rombongan dan bertanya jam pada salah satu rekan, ternyata benar saat itu jam setengah dua belas. Wah hebat benar orang itu pikir saya, masak hanya dengan menggoyang biji kemaluan kuda dia tahu waktu.
Saya lantas cerita kepada rombongan dan kita beramai-ramai kembali ke bapak kusir tadi karena penasaran.. Sebelum bertanya kami melihat jam saat itu pukul 12.00. "Sekarang jam berapa ya pak?" tanya kami.
Kusir itu kembali memegang biji kemaluan kudanya lalu digeser sedikit dan dia bilang,
"Sekarang jam 12 pas", spontan saat itu kami kaget dan langsung bertanya,
"Wah bapak hebat hanya dengan pegang biji kemaluan kuda terus digeser sedikit bapak bisa tahu waktu?"
Dia menjawab "Lha kepiye to mas...apa mas ndak tau di sana kan ada jam gede, dari sini ketutupan biji kemaluan kuda saya, makanya waktu mas nanya saya mesti menggeser anu kuda saya biar kelihatan jam berapa..."  HAHAHAHAHAHHAH... Dikirim oleh seorang sahabat saya via emailnya..Thank u friend....
Sudah beberapa kali aku dapat email ini dari kawan2...jadi ingin mem-posting-nya untuk sekedar sharing. Semoga bermanfaat... Keikhlasan Do'a
| Adakah yang Akan Mendoakan Kita? Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.
Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!
"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.
Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.
Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih da ri 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".
Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu" .
Tampamenunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".
Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu"
Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."
Dan setelah itu istrinya berhenti berkata- kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".
Melihat peristiwa itu, tampaterasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.
Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !
Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"
Jawab si Malaikat, " Adabeberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah". Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.
Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.
Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,"Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00".
Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.
Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. "Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. "
"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. "
Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.
Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.
Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.
Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.
Terima kasih
Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari kekuatan hatinya.
|
 Buat teman-teman yang belum tahu/gak ngeh apa itu "Sayur Benih Kacang" ini aku postingin deh gambarnya..cuma aku lupa foto-in yang masih mentahnya...MAAF....lupa..... Jadi aku postingin yang sudah masak ajah ya... Bentuknya mirip taoge/kecambah tapi hijau daunnya...Dimasaknya sebentar saja supaya masih "crunchy" kalau kita kunyah Aku masak Tumis Ikan Asin Kailan..cuma berhubung kailannya gak ada,maka aku ganti dengan sayur benih kacang (aku gak tahu nama Indonesianya apa,karena aku baru nemu waktu di MY). Menu yang satunya lagi adalah Ayam Rebus Santan . Allya&Aqila suka banget ama masakan ini...tadinya Allya gak begitu selera makannya,tapi begitu dia coba,nambah terus deh..heheheh..oh ya,penampilannya mirip dengan opor cuma rasanya beda..karena Ayam Rebus Santan itu asam,segar dan gurih   Kelihatan gak bentuk sayurannya????? Barusan aku tanya-tanya ke Om Google tentang sayur benih kacang,klik ajah. Kali ajah masih penasaran..hehehehehe.....
SALAH KIRIM EMAIL
Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota.
Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali . Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berhoneymoon saat menikah 30 tahun yang lalu. Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya.
Setelah check in di hotel di Bali , sang suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta .
Celakanya, ia salah mengetik alamat e- mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia mengirimkan e- mail tersebut.
*Di lain tempat di daerah Cinere Jakarta *, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia langsung mengecheck e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.
Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang bunyinya:
To: Isteriku tercinta
Subject: Papah sudah sampai Mah !!!
Date: 18 Mei 2007
Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku. Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah. Aku baru sampai dan sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok. Nggak sabar deh rasanya nungguin kamu.
Semoga perjalanan kamu kesini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.
Love you Mom,
Papah
PS: Disini lagi panas-panasnya ! Kalau pada mau, anak-anak diajak aja!!
__._,_.___
Siang tadi sewaktu sedang nyuapin Fyo..aku kasih dia kamus Bahasa Ing-Ind dan Ind-Ing tuk dimainin,biar gampang juga buka mulutnya . Tangan mungilnya dengan cekatan membolak-balikkan halaman secara acak dan tiba2 berhenti di bagian huruf J...sekilas aku melihat ada yang ganjil..lalu aku ambil kamus tersebut...dan benar deh ....ternyata memang betul-betul ganjil teman..............apa coba????can u guess it??? Ternyata teman...aku menemukan kata2 yang super aneh..didalam kamusku itu... Mau tahukan?? Ini dia contohnya: jembel(gembel) : poor jemblem : confection of fried cassava jembut(sorry deh-kok gak disensor yah ): public hair (??????) aneh bin ajaib!!! dan untuk kata2lainnya, berhubung aku masih penasaran lalu aku buka lagi huruf lain yaitu P... eh sama juga,ada banyak yang aneh...contohnya: pletat-pletot (maksudnya elastis neh): not neat,not straight,not round (wuakakakakaka) plintat-plintut(maksudnya plin-plan kale ) : now this way now that,swaying with the wind Kalau di huruf S dan U-nya: sentolop: flaslight sentrap-sentrup: nasal (maksudnya pilek kali) hahahahaha seterek eser (?): clohes iron umak-umik: silently mouthwords Duh..aduh..ternyata banyak kata2 yang lucu deh pokoknya..yang terlintas dalam pikiranku saat itu adalah...pasti yang buat orang jawa deh...wuakakakakaka.....Terus ini kamus kok lulus sensor ya....hahahahaha..soalnya kan gak pakai bahasa Indonesia ,sudah jelas2 tercantum Kamus Bahasa Ind-Ing bukan Kamus Bahasa Jawa-Ing kan kasihan kalau yang beli orang Batak atau Padang..heheheheh. Kamus ini aku pesan dari iparku di Jakarta waktu dia mau ke MY ...soalnya kan kamus disini bahasanya lain . Kalau aku tulis disini semua kata2 yang tidak lazimnya..wah bisa puanjang banget deh... So..harusnya diganti ya..judulnya Kamus bahasa Jawa-Inggris ....   Aku ngerti..soale yo aku "wong jowo tulen..............." tapi gak jawani kata saudara2ku karena dialekku Sunda...hahahahaha.... maklum lama tinggal di Ciawi-Bogor ikut Papa dinas disana...
 | Joke :)) | Jun 17, '08 12:24 PM for everyone |
Kiriman dari seorang sahabat NENEK DAN KACANG MEDE ------------ --------- -- Ibu Mira sebagai penduduk baru di komplek rumahnya, datang ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh satu orang nenek-nenek. Ibu Mira: Nek, kenalin nek, saya tetangga baru nenek, nama saya Mira. Nenek : Oh, silakan duduk... silakan duduk. Pas lagi ngobrol, di meja ada setoples kacang mede. Ibu Mira: Wah nek, boleh yah saya cicipi kacang medenya Nenek : oh... yah... yah... boleh... boleh... boleh. Saking enaknya kacang mede tersebut, sampai habis satu toples. Ibu Mira: wah, maaf nek, kacang medenya sampai habis nih... Nenek : Oh, nggak apa-apa koq, nenek juga nggak bisa makan, maklum gigi nenek udah nggak kuat, Nenek kan sering dikirimin sama cucu nenek coklat silver queen, nenek hanya mampu jilatin coklatnya aja dan kacang medenya nenek kumpulkan dlm toples itu...   
Buat teman-teman semua yang sudah mendoakan,mendukung dan menguatkan kami disini, ...kami mengucapkan banyak terima kasih, hanya doa tulus yg kami panjatkan,semoga Allah SWT membalasnya dgn kebaikan untuk kalian semua..amin... Insya Allah...kalau prosesnya lancar dan memang jalannya dari Allah SWT dan itu adalah yang terbaik...kami masih akan tinggal disini..di Malaysia..setelah beberapa hari lalu ada tawaran yang baik datang dari pihak perusahaan suami di MY ....  Apakah ini jawabanMU , Ya Allah Yang Maha Mengetahui..???? Allahu allam...kami masih menunggu lagi kabar selanjutnya...karena sampai saat ini masih diproses semua..baik dari pihak di INA maupun di MY. Untuk sementara waktu cerita mengenai NZ ditangguhkan dulu,karena belum ada kabar terbaru lagi...hhehehehehehe.... Mungkin kami sedang diuji dengan cara "untuk memilih" oleh sang Khalik saat ini...Mudah2an kami mampu mengatasinya...dengan doa dan usaha kami juga tak lupa dukungan dari temen2 tercintaku di eMPe ini... ... Semua ini lebih berarti karena doa dan dukunganmu teman....Thank u for everything.....
Ada rasa gundah...sedih...bahagia...dan resah didada ini. Hal ini sudah berlangsung 2 minggu ini. Sebetulnya aku tak perlu gundah kalau memang ini sudah yang terbaik yang Allah SWT berikan tuk kami sekeluarga..tapi masalahnya semakin dekat harinya..semakin gundah dan sedih rasanya jika aku dan keluargaku harus meninggalkan kota ini. Ya....sudah 3 tahun kami menetap di kota kecil ini dan kami semua merasa aman,damai dan betah tinggal disini terutama anak kami,Allya.... Ceritanya begini, Mei lalu suami mendapat tawaran bekerja di New Zealand di perusahaan yang sama. Kami menerimanya dengan suka cita,karena sepengetahuan kami, NZ adalah kota yang damai dan tak ramai. Sepertinya bagus tuk mendidik anak2 disana (bathin kami lho). Namun belum lagi proses sign kontrak dengan yang di NZ datang (masih dalam proses hingga saat ini) ada tawaran lagi datang dari negeri tercinta masih dalam perusahaan yang sama juga...apalagi dengan embel2 "lebih baik" daripada sekarang... Yang bikin aku bingung dan sedih adalah kalau positif jadi pindah ke Jakarta bagaimana (Agustus atau Septembernya insya Allah)mengingat disana itu kota macet,ramai,pergaulan anak2 yang jauh lebih complicated dibanding disini (Cyberjaya) dan banyak hal lain deh...Duh..maaf banget ya..bukan maksud hati menjelekkan bangsa sendiri lho..tapi ini hanya sekedar pemikiran kami semata saja... Terus kalau yang dari NZ positif juga bagaimana??(kalau yang ini sih Insya Allah aku gak masalah)...  Duh...Gusti..kok aku jadi bingung ya..kata suami sih jangan bingung,toh kita sudah berdoa dan solat sunnah tuk dapat memilih yg terbaik..pasrah ajah katanya.... Iya sih bener,jangan bingung...tapi kok tetap ajah bingung..aku tuh bingungnya..kalau anak2 pindah sekolah bagaimana,lingkungannya bagaimana,dan banyak hal....apalagi Allya kan kalau di Indonesia tahun ini dia masuk kelas 5 berati tahun depan dia akan menghadapi ujian akhir tuk mendapatkan NEM (jaman aku sih NEM gak tahu skrng ) kan mana siap..apalagi mata pelajaran di MY dan di Indo..jauh bedanya serat bobotnya...kasihan kan ...di MY matapelajarannya cuma 10 doang..kan kalau di Indo banyak banget..ya gak sih?? orang Pancasila ajah gak inget...apalagi pelajaran sejarah dan lain2..wah..salah aku jg kali neh,gak ajarkan mereka Tapi aku yakin..Allah SWT pasti akan memberikan yang terbaik bagi umatnya.. SEMANGAT!!!AYO SEMANGAT YOSSI!!!!! Dimanapun di tempatkan pasti itu yang terbaik yang Allah SWT kasih buat aku dan keluargaku...amin..... BeTuL Kan Friends????? Minta maaf jika ada kata2 yang kurang berkenan..ini hanya sekdear pemikiran aku semata dan tidak ada maksud apa2 selain curhat dan minta pencerahan saja dari teman2 tercinta... Terima kasih sudah membaca curhatanku...ditunggu pencerahannya yah 
Mama....Mas Yuda mana? (sambil terisak-isak pagi tadi aku telp ke Bogor menanyakan adikku yang akan menikah pagi ini).. Ya..betul sekali teman..hari ini adik tersayangku,Yuda menikah dengan kawan yang sudah lama dia kenal..Lia namanya...  Selamat ya untuk kalian berdua Doa dari kami: “Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi atasmu serta mengumpulkan kamu berdua dalam kebaikan“.Amin. (HR. Ashabus Sunan kecuali An Nasai dan lihat Shahih Tirmidzi 1/317  Yang membuat aku menangis adalah karena aku dan keluarga tidak bisa hadir tuk turut menyaksikan kebahagiaannya..(tapi doaku selalu mengalir tuk kalian kok) Aku tidak bisa hadir karena ada sesuatu dan lain hal dan ketidakhadiranku dimaklumi oleh papa,mama,dan kedua adikku (Yuda dan Yusvan)... Tapi insya Allah sebentar lagi kami akan segera datang ..tuk mengunjungi kalian semua...insya Allah.... 
Btw..Day..jangan lupa ya..foto2nya..ditunggu... 
 Usai membayar water bill di Cyberia Management Office, aku+3A dan Tio janjian sama Nita+Rafi,2.5thn (anaknya) mau jalan2 ke Alamanda (mal-nya Putrajaya) tuk mencari beberapa keperluan. Selain itu kami pun ada rencana mau kopdaran dengan Ema(teman baruku di MP) plus anaknya,Ben,2.5thn..hehehehe...yang ternyata juga satu milis di IndoKL . Akhirnya bisa ketemuan juga deh kita di dunia nyata...karena selama ini kita keep in touch-nya hanya di dunia maya ajah..bener gak Em?? heheheh..mudah2an tuk semua teman2ku yang di eMPe bisa kopdaran juga ya kayak gini...amin... Hihihi..lucu jg ya..kalau kopdaran isinya ibu2...rame binti ribet judulnya..(ribetnya ya..karena urus anak2nya lah yaw ) Mulai dari aku yang nyuapin baby Arfyo-nya padahal perutku dah luapar banget...Allya Aqila yang saling usil,Allya yang ngambek karena gak dibeliin bantal bergambar princess,Rafi yang gak mau diam sampai2 ibunya harus berlarian mengejar dia keliling mal ,ibunya yang sempet malu karna mendadak anaknya nepok bagian belakang cewek yang lagi jalan,hehehehe....(tapi ujung2nya Rafi minta maaf kok ke tante itu,gentleman lho dia )..Ben yang anteng tapi aktif..nah loh...maksudnya??maksudnya Mamanya masih bisa ngobrol2 lah sambil sesekali ngelirik tuk ngawasin anaknya yang lari2 juga :) Pokoknya tingkah polah mereka itu macam2 dan menggemaskan serta banyak bikin ketawanya juga deh.... Sayang banget gak ada acara foto2an segala...harusnya ada yang bawa kamera ya Em?pada lupa semua udah heboh sama kopdaran duluan soalnya :) Mudah2an di kopdaran selanjutnya gak lupa bawa kamera ya Say...hehehehehe.... Nice to see u,Ema....
Tersentak hatiku...kaget tak percaya..ketika temanku (Tria) memberikan info di milis dari www.detik.com tentang AWAS!!!!BEDAK DAN MINYAK TELON BAHAYA BAGI BAYI....(thank u Tria) Padahal sudah menjadi kebiasaan para ibu2 Indonesia untuk memakaikan minyak telon ketubuh bayinya, termasuk aku sendiri, dgn tujuan supaya gak masuk angin... coba deh para moms..klik ini: (soale gak bisa di copy paste) Kalau bedak..ok lah..aku jg jarang sekali memakainya tuk my baby tapi minyak telon itu lho moms....coba deh (bingung.com) Nah kalau bayi-nya masuk angin .... gmn dong Bu???????? Sharing yukkkkkkkks.....
Hujan kian deras mengguyur bumi. Sesekali aku harus memeluk Dafa yang masih bayi ketika suara guruh menggedor-gedor pintu langit dengan kerasnya. Aku memandang sayu ke arah anak-anakku yang tertidur di atas tikar pandan. Duhai.. alangkah indah dan sucinya wajah mereka. Kutatapi wajah mereka satu persatu dengan nikmatnya. Demikiankah wajah bidadari kecil dari syurga Allah?
Sejenak aku terlupa betapa seperempat jam yang lalu ketiga bidadariku itu menangis karena lapar yang tidak tertahankan. Zakia yang paling besar menangis dengan keras sekali sambil menghentak-hentakka n kaki.
"Zakia lapar, Umi. Lapaar..mana nasinya?" Sementara Yamin yang masih tiga tahun hanya bisa merengek-rengek panjang dengan kosa kata yang terbatas, "Umi, mo mamam, Umi."
Kutatapi segenggam beras yang masih tersisa. Subhanallah. .teringat aku kepada Mas Darman, Abinya anak-anak. Tadi pagi ia berangkat tanpa sarapan apapun kecuali segelas air sumur yang kumasak dengan kayu api. Bagaimana kalau hari ini Abi tidak berhasil membawa seliter beraspun seperti kemarin.
Abi cuma kuli upahan yang membawa cangkul ke mana-mana. Syukur sekali jika ada truk yang menawarkan kerjaan menurunkan pasir atau mengisi tanah merah. Dari kerja ikut truk biasanya Abi bisa dapat uang delapan ribu rupiah. Alhamdulillah cukup untuk beli beras dua tiga liter.
Kemarin Abi juga hanya sarapan segelas air sumur. Kuselipkan di saku celananya yang lusuh uang seribu rupiah. Malam harinya Abi pulang dengan seulas senyum kepasrahan.
"Dapat kerjaan tadi, Bi?"
"Alhamdulillah, belum, Mi."
"Tadi siang sempat makan, nggak?"
"Umi kan ngasih uang seribu rupiah. Abi belikan roti tujuh ratus rupiah. Nih sisanya masih tiga ratus."
"Memang masih ada roti harga tujuh ratus?"
"Ada, tapi kayaknya harga aslinya seribuan deh. Mungkin Mas Budi ngasih diskon ke Abi.".
Abi tersenyum manis kepadaku sambil menyerahkan sisa uang tiga ratus ke tanganku. Laa hawla walaa quwwata illa billaah[1]. Berarti hari ini Abi cuma makan sepotong roti tujuh ratusan. Dan itu juga berarti besok tidak bisa beli beras. Kuamati sisa beras yang cuma tinggal dua genggam lagi dan tiga keping uang logam seratusan di telapak tanganku yang diam membisu.
********
Pagi itu aku tidak tega membiarkan Abi memanggul cangkulnya dengan perut berisi air sumur. Kutanak beras segenggam dengan air yang agak banjir dan kucampur dengan beberapa sendok tepung gandum. Rasanya? Aduh..jangan tanya deh. Yang penting ada kalori yang mengisi badan suamiku. Kasihan..sudah dua hari perutnya tidak diisi apa-apa.
"Umi, biar saja nasi itu buat anak-anak kita." Kata suamiku.
Aku tersenyum manis kepadanya dengan meredam seluruh kesedihan dan kecemasanku di hari itu.
"Nggak, yang ini untuk Abi. Nanti buat anak-anak Umi siapkan pisang rebus". Dalam hati aku bergumam, pisang rebus dari mana? Pisang mentah yang dibawah Mas Darman kemarin sudah habis dimakan anak-anak. Namun setidaknya bujukanku berhasil. Mas Darman mau memakan sarapan nasi campur tepung gandum itu.
Pagi itu aku tidak memberikan sarapan kepada anak. Kurebus saja air campur sedikit gula jawa yang masih tersisa. Kuberikan semuanya kepada mereka. Aku cuma membasahi tenggorokan dengan seteguk air. Tetapi jam sepuluh pagi anak-anakku yang sedang dalam masa pertumbuhan itu mulai merengek-rengek minta makan. Mereka bahkan secara dramatis menguji kesabaranku dengan menunjuk-nunjuk tukang bubur dan ketupat tahu yang lewat di depan rumah petak kami. Padahal tidak pernah sekalipun aku menyuapi mereka dengan makanan semewah itu. Ya Allah ..mungkin rasa lapar yang mendesak mereka bersikap secara natural seperti itu.
Kubujuk mereka dengan kepandaianku bercerita. Mereka suka mendengar ceritaku sehingga tersenyum-senyum gembira. Untuk beberapa saat rasa lapar dapat kami lupakan.. Namun setelah sholat Zuhur mereka kembali menyuarakan pesan yang dihembuskan dari lambung-lambung yang kosong. Kutatap segenggam beras terakhir yang menjadi tapal batas pertahanan terakhirku. Kumasak segenggam beras menjadi bubur yang sangat cair. Kububuhkan sedikit garam ke dalamnya Anak-anakku makan dengan lahap sekali. Nafas mereka mendengus-dengus saking lahapnya. Sayang mereka harus menggigit jari saat meminta tambahan. Bubur itu sudah habis. Kubawa panci itu kebelakang dan kusapu sisa bubur itu dengan jari-jariku. Kemudian akupun kembali mengisi kekosongan perut dengan air sumur yang dingin.
Anak-anakku tertidur pulas. Melihat wajah mereka saat tidur merupakan salah satu hiburan yang mewah bagi jiwaku yang sedang kalut dan cemas. Mudah-mudahan Mas Darman cepat pulang dan membawa sedikit beras untuk makanan mereka.
***********
Awal menikah dengan Mas Darman yang sekarang menjadi ayah anak-anakku, masalah ini tidak pernah terjadi. Dulu semua orang termasuk diriku sendiri heran bin ajaib, mengapa anak seorang tentara seperti aku kok jatuh cinta dengan Darman yang cuma tukang bakso. Dilihat dari tampang memang tidak ada seorangpun yang dapat menafikan kegantengannya. Tapi suer ..aku naksir dia bukan karena kegantengannya.
"Melangkah ke jenjang rumah tangga itu tidak cukup hanya dengan berbekal cinta." Papa menegurku dengan bahasa yang klise.
"Pokoknya Mama cuma mau kamu nikah sama Gunawan yang calon dokter itu. Lain orang Mama tidak setuju". Mama menyebut-nyebut lagi nama Mas Gunawan. Padahal semua orang tahu dia sudah punya pacar. Apa belum ada yang bilang ke Mama.
Berhari-hari mereka membujukku dengan berbagai cara. Akhirnya mereka meminta kak Mita, kakakku yang sudah menikah untuk membujukku. Hmm..Kak Mita sangat sayang padaku dan pasti akan senantiasa membelaku. Kesempatan itu justru akan kugunakan untuk balik membujuk kak Mita.
"Yuli sayang..bagaimana sih ceritanya kok kamu bisa kecantol sama Mas Darman?"
"Hmm..Tepatnya aku sendiri tidak tahu, kak. Tapi aku merasa terpesona dengan keindahan suaranya ketika mengumandangkan azan Subuh. Tentang ini Papa juga setuju lho sama aku".
"Terus.."
"Suatu hari aku memberhentikan gerobak baksonya. Aku beli semangkok bakso sambil mengucapkan terima kasih karena telah membangunkanku setiap Subuh."
"Terus.."
"Dia cuma menjawab, Ya sambil terus menundukkan pandangan. Semua pertanyaanku dijawabnya singkat tanpa berani menatap mataku. Melihat sikapnya yang sopan itu hatiku jadi berbunga-bunga. Kayaknya di situlah hatiku mulai tersangkut, kak Mitaku sayang."
"Terus.."
"Ya..sejak hari itu akupun bergerilya untuk menawan hatinya. Alhamdulillah, dia akhirnya mengirim sepucuk surat kepadaku."
"Tapi Ya Allah, Yuli..dia kan cuma tukang bakso. Gerobak aja masih belum punya sendiri. Asal-usulnya dari Brebes juga nggak jelas." Kak Mita berdiri menghindari pelukanku. Panas juga kupingku mendengar kak Mita merendahkan Mas Darman. Nampaknya usahaku untuk menjadikan Kak Mita pendukung cintaku tidak berhasil.
"Dia bukan cuma tukang bakso, kak. Dia tukang bakso yang soleh."
"Adikku yang manis .. dengar sini baik-baik, ya. Pikirkan dulu dong masak-masak. Kamu yakin si Darman itu bisa membahagiakan kamu dan mencukupi keperluan kamu?"
"Kalau membahagiakan Yes, aku yakin. Tapi kalau mencukupi keperluan, bukankah keperluan kita selama ini Allah yang memberi, kak?"
"Yuli, menjalani kehidupan rumah tangga itu sangat sulit. Tidak bisa kita terus hidup hanya dengan setumpuk cinta di dada. Emangnya makanan pokok kamu cinta, apa?"
"Cinta memang tidak bisa dimakan, kak. Yang bisa dimakan itu nasi. Tapi makan nasi di depan orang yang tidak kita cintai juga pasti tidak enak kan kak."
Kak Mita benar-benar tidak mengerti lagi bagaimana menghadapiku. Dia bilang sejak aku sering liqo'[2] pemikiranku jadi aneh dan tidak karuan. Aku bilang justru sekarang aku merasa bahagia karena akibat liqo' kini aku bersikap, berpikir dan bertindak hanya menurut kehendak Allah saja.
Keluargaku menyadari kekerasan hatiku dalam masalah pilihan hidup. Mereka merasa tidak akan pernah bisa mengalahkanku. Papa takut juga ketika kuancam bahwa dosa cinta kami akan Papa tanggung jika kami dihalangi menikah. Padahal, aku cuma nakut-nakuti doang. Tapi 'gerilyaku' berikut ancaman itu membuahkan hasil. Papa akhirnya setuju untuk menerima kedatangan keluarga Mas Darman ke rumah kami.
Mas Darman memberanikan diri ke rumah ditemani Ibunya yang baru datang dari kampung. Papa hanya menahan nafas melihat buah tangan yang dibawa keluarga Mas Darman; sekarung bawang merah dari Brebes. Sementara Mama tidak memperlihatkan mukanya sampai Mas Darman dan ibunya pulang.
Dua bulan kemudian kami pun resmi menikah. Pernikahan kami berlangsung secara sederhana sekali. Mas Darman cuma bisa ngasih satu setengah juta rupiah. Maka setelah Ijab Kabul[3], kami cuma mengadakan doa selamat dengan mengundang tetangga dan keluarga terdekat saja
Seusai acara Papa mengajakku berbicara empat mata.
"Yuli, sekarang kamu telah menetapkan kehidupan kamu sendiri. Berbaktilah kepada suamimu dengan sepenuh hati. Tanggung jawab menafkahimu kini beralih kepada suamimu. Papa tidak boleh terlalu mencampuri urusan keluargamu. Tapi nak, ini ada uang tiga puluh juta. Memang dari dulu Papa sengaja nabung untuk keperluan kamu setelah menikah. Gunakanlah uang ini sebaik-baiknya. "
Aku terharu menyadari betapa sayangnya Papa padaku. Aku menerima uang itu dengan tangan bergetar. Uang dari papa itu kami gunakan untuk membeli sebuah rumah petak kecil di kawasan perkampungan. Sisanya dipakai Mas Darman untuk modal jualan bakso.
Berkat ketekunannya usaha Bakso Mas Darman cukup maju. Mulai dari berjualan bakso dengan gerobak dorong Mas Darman menapak selangkah demi selangkah sampai akhirnya mampu menyewa sebuah tempat untuk warung bakso. Kami menamakannya warung bakso 'Tawakal', sesuai dengan prinsip hidup Mas Darman.
Pelanggan warung bakso Tawakal bertambah hari demi hari. Disamping bakso Tawakal enak dan ngegres[4], Mas Darman juga sangat ramah kepada pelanggan. Ketika usaha bakso itulah kami dianugerahi Allah tiga orang anak-anak yang lucu. Rasanya sempurna sudah kebahagiaan yang kurasakan bersama Mas Darman.
Namun benar kata Nabi Muhammad saw; jika Allah sayang kepada seseorang maka Dia akan mengujinya. Ujian yang kami terima di tengah sepoi angin kebahagiaan itu tidak tanggung-tanggung. Warung Bakso Tawakal dituduh telah mencampuri baksonya dengan daging tikus! Ya Allah .Ya Gusti. Alangkah jahatnya fitnah itu. Aku sendiri sempat membaca selebaran fitnah itu yang katanya juga disebarkan melalui milis internet. Di situ tertulis pengalaman seorang bekas pelanggan bakso Tawakal yang mengaku melihat sendiri kepala-kepala tikus saat kebetulan numpang pipis ke belakang. MasyaAllah! Keji betul fitnah itu. Mana mungkin Mas Darman yang setiap pagi azan Subuh di masjid mencampuri daging baksonya dengan daging tikus!
Dampak fitnah yang keji itu sungguh luar biasa. Warung Bakso Tawakal yang tadinya bisa menjual minimal tiga puluh mangkok sehari turun drastis. Untuk dapat lima mangkok sehari saja susahnya bukan main. Sampai akhirnya Mas Darman mengover kreditkan sewa warung ke orang lain. Usaha warung bakso kami resmi gulung tikar.
Seperti biasanya Mas Darman tetap senyum dan optimistis. Sisa uang yang ada dibelikan gerobak dan mulailah ia kembali mendorong baksonya keliling kampung. Sayang ternyata citra buruk itu tidak hanya melekat ke warung bakso Tawakal yang sekarang sudah 'almarhum'. Bagaikan bayang-bayang badan, fitnah itu tetap menyertai Mas Darman ke manapun ia pergi. Alih-alih mendapat untung, gerobak bakso yang didorong Mas Darman keliling kampung malah menjadikan mulut orang gatal. Fitnah itu kian kuat tersebar. Bahkan pernah ada seseorang yang dulunya penggemar Bakso Mas Darman meludah jijik di depan gerobak. Saat itulah hati Mas Darman benar-benar pedih. Hari itu juga ia memutuskan untuk berhenti jualan bakso dan menjual gerobak dorongnya ke orang lain.
Mulailah kami menghitung hari dengan sisa uang yang ada. Kareana pengeluaran kuperketat habis-habisan. Pengeluaran hanya untuk makan dan tidak ada pengeluaran untuk yang lain. Meskipun tetap mengumbar senyum manisnya kepadaku, Mas Darman sering juga tertekan memikirkan pekerjaan apa yang dapat dilakukannya untuk tetap menghidupkan dapur keluarga. Aku sering menemaninya berdiskusi tentang mata pencaharian baru.
"Pekerjaan yang Abi tahu dari dulu Cuma jualan bakso, Umi."
"Abi kan bisa jualan lain, seperti gorengan misalnya, atau ketoprak?", kataku.
"Umi benar. Tetapi untuk jualan makanan rasanya masyarakat sudah tidak bisa lagi mempercayai Abi. Biarlah Abi coba cara lain."
"Cara lain seperti apa?", tanyaku.
"Begini, dulu di Brebes Abi sering bantuin petani bawang merah di kebun. Jadi Abi cobalah membawa cangkul kita ini untuk mencari nafkah. Kebetulan di ujung jalan depan suka ada truk yang berhenti mencari kuli cangkul."
"Kuli cangkul? Apa nggak ada pekerjaan lain, Abi?"
"Ya, buat saat ini rasanya hanya itu yang rasional. Persediaan beras kita juga sudah semakin tipis, kan?"
Ucapan Mas Darman bahwa sewaktu di Brebes dia biasa nyangkul, tidak sepenuhnya bisa kupercaya. Setahuku dia itu anak sekolahan yang drop out karena kekurangan biaya dan akhirnya memberanikan diri merantau ke Jakarta. Aku tidak yakin badannya tahan dipakai untuk nyangkul.
Ternyata kecurigaanku benar. Sore harinya Mas Darman pulang dengan badan keletihan dan telapak tangan mengelupas. Aku hanya bisa menangis sambil memijiti tubuhnya dan melumuri tangannya yang melepuh dengan tumbukan daun keladi dicampur putih telur.
Dalam kepedihan itu, Mas Darman masih mengajakku untuk beryukur kepada Allah. Memang Allah telah menebarkan dalam dirinya kekayaan hati. Justru ketabahan dan kepasrahan Mas Darman sering menjadikan tangisku berhenti.
*******
"Umi, mana makannya. Zakia lapar.". Suara Zakia tidak lagi sekeras tadi. Matanya yang kuyu memandangiku dengan setengah keyakinan. Justru adik-adiknya yang kini malah menangis tak henti-hentinya. Yamin kelaparan dan Dafa menangis karena tidak mendapatkan apa-apa pada puting susuku. Kugagahkan langkah menuju dapur. Tidak ada apa-apa lagi di sana kecuali beberapa sendok tepung gandum. Kutatapi gandum putih yang saat ini nilainya sama dengan nyawa anak-anakku. Ya Allah.. berat benar bahasa cinta-Mu kepada kami. Jadikanlah kami orang-orang yang memahami embun-embun cinta yang Kau nyatakan dalam bahasa lapar ini.
Sebenarnya tiga sendok gandum itu kusediakan untuk Mas Darman. Entah mengapa aku tidak yakin hari ini ia berhasil dapat kerjaan. Tapi keluhan anak-anakku benar-benar hampir memutuskan tali jantungku. Maka kurebuslah tiga sendok gandum itu dengan air sumur dan sedikit garam dapur.
Hanya bubur gandum yang cair itu saja yang dapat kuhidangkan untuk mereka. Tanganku menyuapi mereka dengan setengah gemetar menahan lapar. Mulut mereka menerimanya dengan lemah dan mata yang kuyu. Belum sampai ke suapan terakhir ketiga-tiganya telah berbaring keletihan dan tertidur.
Kuseret langkah ke kamar mandi. Kubasahi wajah dengan air wudhuk. Aku tidak sabar untuk merintihkan semua luka ini kepada Yang Maha Pencipta. Akupun terbenam khusyuk dalam sujud-sujud yang panjang. Setelah salam, kuangkat tangan tinggi-tinggi dan kurintihkan sederet doa agar Allah segera meringankan kami sekeluarga dari penderitaan ini. Semoga doaku tidak terhalang oleh bunyi hujan yang masih turun dengan derasnya. Keletihan membuat badanku terkulai dan tertidur di atas sajadah.
*********
Aku tersentak bangun. Rupanya hujan sudah lama berhenti. Kutatapi jarum jam tua yang hampir mendekati angka sebelas. Mengapa Mas Darman belum pulang juga? Hatiku bertambah risau dan cemas. Apa yang menimpanya hari ini? Oh.. ya Allah aku jadi sangat merinduinya. Detik-detik terasa kian menyiksa dalam menanti kepulangannya.
Alhamdulillah tidak berapa lama kemudian kudengar suaranya mengetuk pintu.
"Umi, Umi..buka pintu sayang." Akupun bergegas membuka pintu. Mas Darman berdiri di pintu dengan senyuman yang manis. Hah.. Subhanallah ada bau masakan yang sangat menggoda perut laparku dalam bungkusan yang dibawanya.
"Nah Umi pasti belum makan, kan? Ayo sekalian bangunkan anak-anak. Ini Abi bawakan dua bungkus sate padang dan dua bungkus serabi manis. Pas seperti Manna dan Salwa[5] hidangan Allah untuk mereka yang soleh."
"Subhanallah, dari mana Abi dapat uang membelinya?"
"Makan dulu sayangku. Nanti Abi ceritakan. InsyaAllah yang ini Halalan Toyyiban[6]. "
Maka anak-anakpun aku bangunkan. Mereka juga rindu dengan Abinya. Mas Darman memeluk mereka dalam canda yang ceria. Setiap pulang Mas Darman membawa kebahagiaan dalam hati anak-anak kami. Kami pun menikmati makanan itu dengan lahapnya. Aku bahagia sekali melihat mata anak-anakku berbinar-binar menikmati kue serabi yang manis.
"Enak ya, Umi. Terima kasih ya Abi sudah belikan Zakia serabi." Zakia berbicara dengan mulut penuh dengan makanan.
"Ya sayang. Zakia harus rajin berdoa ya agar Allah terus menerus memberi kita rezeki seperti ini."
"Baik Abi. Umi juga sudah ngajarin Zakia cara berdoanya."
************ *
Malam itu aku berbaring di atas lengan Mas Darman. Kucubiti perutnya supaya dia menceritakan kepadaku asal usul makanan itu. Sebab dari tadi dia cuma bilang dari Allah..dari Allah.
"Tentu saja semuanya dari Allah, Abi. Tapi tentu ada sebabnya?" kataku.
"Ya, ya..baik ndoro puteri. Begini ceritanya ..Dari pagi tadi Abi sudah setengah putus asa menunggu truk-truk pasir itu. Ada beberapa yang lewat tapi tidak mau mengambil Abi. Alasannya sekarang mereka sudah punya pekerja tetap di pool pasir. Akhirnya menjelang sore Abi bawa kaki melangkah ke mana saja ia ingin melangkah. Menjelang sholat Ashar Abi menyahut panggilan azan dari sebuah masjid dalam kompleks perumahan. Abi kenyangkan perut dengan air keran supaya jangan ingat makanan ketika sholat. Duh..segar benar rasanya. Kemudian Abi pun ikut sholat berjamaah. Setelah sholat ada seorang jamaah masjid yang bertanya.
"Mas bawa-bawa cangkul mau kemana?"
"Saya mau cari kerjaan, Pak. Apa saja."
"Bisa membersihkan dan merapikan taman?"
"InsyaAllah bisa, Pak."
Maka Abipun ikut bapak itu ke rumahnya untuk membersihkan taman. Menjelang Maghrib pekerjaan itu selesai. Bapak itu memberikan uang cukup banyak, Mi. Lima puluh ribu! Nah, sebelum pergi, Abi melihat bapak itu meringis memegangi punggungnya. Rupanya bapak itu mengalami sakit punggung. Abi tawarkan kepadanya untuk diurut."
"Memangnya Abi bisa ngurut?" Aku menyela dengan sebuah pertanyaan.
"Ya itulah salah satu kemahiran Abi yang agak ajaib. Sebenarnya Abi tidak pernah belajar mengurut. Tapi Ibu bilang urutan Abi enak dan menyehatkan. Maka banyak juga dikampung orang yang minta diurut sama Abi. Nah, Umi rupanya urutan Abi juga mengena ke urat bapak ini. Dia merasa enak dan lega setelah diurut sama Abi. Umi tahu apa yang terjadi? Subhanallah, dia mengeluarkan lagi uang lima puluh ribu!"
Aku memandang mata Mas Darman dengan penuh haru. Kulihat ada secercah harapan pada bola matanya. Kami berdua berpelukan bahagia sambil terus menggumamkan pujian kepada Allah.
"Ya Allah betapa besar syukur kami kepadaMu. Engkau bawa kami ke puncak cobaan, agar dapat lebih mensyukuri sedikit rezki yang Engkau teteskan hari ini. Kami sangat memahami ya Allah, bahwa Engkau masih tetap sayang kepada kami."
Semoga rintihan doa kami berdua dapat terus mi'raj menembus langit menuju pangkuan Ilahi, dan tidak lagi terbenam dalam deru hujan yang kembali turun dengan derasnya.
Cikarang, 25 Juli 2007.
Sebait cinta untuk isteriku Penulis : Ust. Arsil Ibrahim MA
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
[1] Artinya: Tiada daya dan upaya melainkan dengan kekuatan Allah.
[2] Liqo' : pengajian agama. (mama sering mengejekku dan menyebutnya wingko.)
[3] Ijab Kabul: Sebuah prosesi dalam pernikahan Islam di mana pengantin pria mendengar keputusan orang tua untuk menikahkan anak perempuannya dan kemudian pengantin pria menyatakan kesediaan (penerimaannya) atas nikah tersebut dengan mas kawin tertentu.
[4] Ngegres: bahasa remaja Jakarta, artinya sedap dan enak dikunyah.
[5] Manna dan Salwa: hidangan Allah yang diturunkan kepada umat Nabi Musa. Salah satunya asin dan yang lainnya manis.
[6] Halalalan Toyyiban: Halal dan baik. "Sudah beberapa kali aku membacanya dari milis..entah kenapa selalu saja aku menitikkan air mata...mungkin aku membayangkan..jika aku diposisinya...." -Yossi-

Fotonya sih emang bukan diambil waktu kami pacaran...eiiiiiitss ....kami emang gak pakai acara pacaran segala...1 bulan kenalan,Mas Arief melamarku dan 2 bulan sesudah itu menikah..makanya gak ada judul..yang namanya kami itu difoto waktu pacaran..hehehehehe....Tapi anggap ajah foto ini lagi pacaran...hahahaha.. maksa.com Beberapa tahun kemudian...Lihat deh foto dibawah.....sudah berempat...terdiri dari mama,bapak dan dua bidadari kecilnya...   lalu...beberapa tahun kemudian.......  Sudah berlima deeeeeeeeeehh ................ada bonus-titipan amanah dari Allah SWT...untuk kami besarkan juga..... Alhamdulillah...terima kasih ya Allah SWT..... Semoga kami mampu membesarkan mereka bertiga dengan sebaik2nya agar anak2 kami kelak menjadi orang yang selalu menjalankan perintahMU dan takut akan laranganMU...serta termasuk kedalam penghuni surgaMU .... amin..ya rabbial alamin...
| |